Timeline Kegiatan Harian KKN
Pantau seluruh rangkaian laporan kegiatan harian terverifikasi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN di Desa Gogik secara real-time.
Mengajar Di SDN Gogik 1
Kegiatan di SDN gogik dilaksanakan untuk simulasi pembuatan gunung berapi
Pengajaran di SD Negeri 1 Gogik mengenai Siaga generasi peduli bencana
program kerja dimulai dengan materi hak dan kewajiban anak saat terjadi gempa bumi oleh Miranda, lalu materi mengenai gunung meletus oleh Dahayu, MC dan ice breaking oleh Ardiansyah. Pelaksanaan eksperimen gunung meletus dipandu oleh Lintang
Edukasi Ceria, Pelayanan Kesehatan Posbindu, dan Pendampingan Legalitas Usaha (NIB)
Kegiatan mahasiswa KKN pada hari ini mencakup tiga pilar utama pengabdian, yaitu pendidikan, kesehatan masyarakat, dan pengembangan ekonomi kreatif. Agenda pagi diawali di SD Islam Gintungan, di mana tim memandu kegiatan senam sehat bersama para siswa dan guru. Agenda ini kemudian dilanjutkan dengan berbagai permainan edukatif (fun game) di lapangan guna melatih kekompakan, motorik, serta menyuntikkan semangat keceriaan bagi anak-anak. Menjelang siang, tim bergerak menuju wilayah RT 02 RW 02 Dusun Gintungan untuk berkolaborasi dengan kader kesehatan desa dalam penyelenggaraan Posbindu. Keterlibatan tim meliputi pelayanan pendaftaran, pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan, serta pencatatan riwayat kesehatan warga usia produktif hingga lansia. Setelah kegiatan pelayanan kesehatan selesai, fokus bergeser pada realisasi program kerja utama kelompok. Tim melaksanakan pendampingan secara langsung kepada Bapak Kepala Dusun Gintungan dalam proses pendaftaran dan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). Pendampingan ini difokuskan untuk memberikan legalitas formal bagi usaha produksi ceriping singkong yang dikelolanya, sebagai langkah awal persiapan memperluas jangkauan pasar ke ritel modern.
Edukasi Ceria, Pelayanan Kesehatan Posbindu, dan Pendampingan Legalitas Usaha (NIB)
Kegiatan mahasiswa KKN pada hari ini mencakup tiga pilar utama pengabdian, yaitu pendidikan, kesehatan masyarakat, dan pengembangan ekonomi kreatif. Agenda pagi diawali di SD Islam Gintungan, di mana tim memandu kegiatan senam sehat bersama para siswa dan guru. Agenda ini kemudian dilanjutkan dengan berbagai permainan edukatif (fun game) di lapangan guna melatih kekompakan, motorik, serta menyuntikkan semangat keceriaan bagi anak-anak. Menjelang siang, tim bergerak menuju wilayah RT 02 RW 02 Dusun Gintungan untuk berkolaborasi dengan kader kesehatan desa dalam penyelenggaraan Posbindu. Keterlibatan tim meliputi pelayanan pendaftaran, pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan, serta pencatatan riwayat kesehatan warga usia produktif hingga lansia. Setelah kegiatan pelayanan kesehatan selesai, fokus bergeser pada realisasi program kerja utama kelompok. Tim melaksanakan pendampingan secara langsung kepada Bapak Kepala Dusun Gintungan dalam proses pendaftaran dan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). Pendampingan ini difokuskan untuk memberikan legalitas formal bagi usaha produksi ceriping singkong yang dikelolanya, sebagai langkah awal persiapan memperluas jangkauan pasar ke ritel modern.
Program Sigap Bencara: Praktik Gunung Meletus di SD
Melaksanakan praktik simulasi gunung meletus bersama siswa SDN Gogik 01 kelas 4–6 sebagai kegiatan edukasi.
Edukasi Terjadinya Gunung Meletus Kepada Siswa SD
Mahasiswa melaksanakan kegiatan edukasi dan pembelajaran interaktif mengenai fenomena alam terjadinya gunung meletus kepada siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di lingkungan Desa Gogik. Kegiatan diawali dengan pemaparan materi dasar secara visual mengenai struktur lapisan bumi, magma, dan penyebab terjadinya erupsi menggunakan media gambar/video animasi yang mudah dipahami anak-anak. Agenda dilanjutkan dengan demonstrasi eksperimen sains sederhana berupa simulasi letusan gunung menggunakan miniatur gunung dari plastisin/tanah liat dengan reaksi kimia aman (campuran soda kue, cuka, sabun, dan pewarna merah). Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab berhadiah serta edukasi mitigasi kebencanaan mengenai langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi erupsi.
Edukasi Ceria, Pelayanan Kesehatan Posbindu, dan Pendampingan Legalitas Usaha (NIB)
Kegiatan mahasiswa KKN pada hari ini mencakup tiga pilar utama pengabdian, yaitu pendidikan, kesehatan masyarakat, dan pengembangan ekonomi kreatif. Agenda pagi diawali di SD Islam Gintungan, di mana tim memandu kegiatan senam sehat bersama para siswa dan guru. Agenda ini kemudian dilanjutkan dengan berbagai permainan edukatif (fun game) di lapangan guna melatih kekompakan, motorik, serta menyuntikkan semangat keceriaan bagi anak-anak. Menjelang siang, tim bergerak menuju wilayah RT 02 RW 02 Dusun Gintungan untuk berkolaborasi dengan kader kesehatan desa dalam penyelenggaraan Posbindu. Keterlibatan tim meliputi pelayanan pendaftaran, pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan, serta pencatatan riwayat kesehatan warga usia produktif hingga lansia. Setelah kegiatan pelayanan kesehatan selesai, fokus bergeser pada realisasi program kerja utama kelompok. Tim melaksanakan pendampingan secara langsung kepada Bapak Kepala Dusun Gintungan dalam proses pendaftaran dan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). Pendampingan ini difokuskan untuk memberikan legalitas formal bagi usaha produksi ceriping singkong yang dikelolanya, sebagai langkah awal persiapan memperluas jangkauan pasar ke ritel modern.
Mendampingi Kegiatan Posyandu, Rapat Koordinasi, Mengerjakan Proker Multidisiplin Tema 2
Hari ini diawali dengan mendampingi kegiatan di Posyandu Mawar, dilanjut dengan rapat koordinasi dengan seluruh anggota Tim KKNT-129, serta mengerjakan proker multidisiplin tema 2
Edukasi Ceria, Pelayanan Kesehatan Posbindu, dan Pendampingan Legalitas Usaha (NIB)
Kegiatan mahasiswa KKN pada hari ini mencakup tiga pilar utama pengabdian, yaitu pendidikan, kesehatan masyarakat, dan pengembangan ekonomi kreatif. Agenda pagi diawali di SD Islam Gintungan, di mana tim memandu kegiatan senam sehat bersama para siswa dan guru. Agenda ini kemudian dilanjutkan dengan berbagai permainan edukatif (fun game) di lapangan guna melatih kekompakan, motorik, serta menyuntikkan semangat keceriaan bagi anak-anak. Menjelang siang, tim bergerak menuju wilayah RT 02 RW 02 Dusun Gintungan untuk berkolaborasi dengan kader kesehatan desa dalam penyelenggaraan Posbindu. Keterlibatan tim meliputi pelayanan pendaftaran, pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan, serta pencatatan riwayat kesehatan warga usia produktif hingga lansia. Setelah kegiatan pelayanan kesehatan selesai, fokus bergeser pada realisasi program kerja utama kelompok. Tim melaksanakan pendampingan secara langsung kepada Bapak Kepala Dusun Gintungan dalam proses pendaftaran dan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). Pendampingan ini difokuskan untuk memberikan legalitas formal bagi usaha produksi ceriping singkong yang dikelolanya, sebagai langkah awal persiapan memperluas jangkauan pasar ke ritel modern.
Edukasi Ceria, Pelayanan Kesehatan Posbindu, dan Pendampingan Legalitas Usaha (NIB)
Kegiatan mahasiswa KKN pada hari ini mencakup tiga pilar utama pengabdian, yaitu pendidikan, kesehatan masyarakat, dan pengembangan ekonomi kreatif. Agenda pagi diawali di SD Islam Gintungan, di mana tim memandu kegiatan senam sehat bersama para siswa dan guru. Agenda ini kemudian dilanjutkan dengan berbagai permainan edukatif (fun game) di lapangan guna melatih kekompakan, motorik, serta menyuntikkan semangat keceriaan bagi anak-anak. Menjelang siang, tim bergerak menuju wilayah RT 02 RW 02 Dusun Gintungan untuk berkolaborasi dengan kader kesehatan desa dalam penyelenggaraan Posbindu. Keterlibatan tim meliputi pelayanan pendaftaran, pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan, serta pencatatan riwayat kesehatan warga usia produktif hingga lansia. Setelah kegiatan pelayanan kesehatan selesai, fokus bergeser pada realisasi program kerja utama kelompok. Tim melaksanakan pendampingan secara langsung kepada Bapak Kepala Dusun Gintungan dalam proses pendaftaran dan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). Pendampingan ini difokuskan untuk memberikan legalitas formal bagi usaha produksi ceriping singkong yang dikelolanya, sebagai langkah awal persiapan memperluas jangkauan pasar ke ritel modern.